Thomas Hobbes (1588-1679)

Thomas Hobbes IMG

Thomas Hobbes

Thomas Hobbes adalah filsuf Inggris yang mengalami Inggris dalam keadaan kacau karena perang saudara, pertentangan agama dan pertentangan antara raja dan parlemen. Ia untuk pertama kalinya memahami manusia secara mekanistik semata.

Hobbes dilahirkan di London Inggris, pada masa mudanya ia lebih tertarik dengan ilmu ketata negaraan yang kemudian dia belajar pada teks literatur klasik. Dia berpetualang ke negeri-negeri Eropa yang lain untuk membandingkan sistem pemerintahan terbaik di luar sistem pemerintahan di negaranya.
Hobbes berargumen bahwa manusia secara alami adalah jahat dan tidak bisa dipercaya, pada dasarnya egois yang akan melakukan apapun untuk posisi mereka yang lebih baik. Hobbes percaya bahwa kerajaan monarki adalah sistem pemerintahan yang terbaik, dengan sistem kekuasaan pada seorang raja atau ratu. Menurut Hobbes pemerintahan diciptakan untuk melindungi egoisme dan kejahatan manusia itu sendiri, maka pemerintahan yang terbaik adalah yang memiliki kekuasaan besar mampu mengatasi segala seperti leviathan (raksasa laut yang memiliki banyak tangan). Oleh karena itu, membiarkan masyarakat warga negara mengatur pemerintahan seperti dalam demokrasi akan sia-sia dan membahayakan stabilitas negara.

Apa yang relevan untuk memahami masyarakat modern dalam filsafat Hobbes? Ia memandang manusia sebagai mesin, tanpa kebebasan dan akal budi, tanpa suara hati dan rasa tanggung-jawab, dan bahwa dengan demikian ia mebangun suatu tatanan sosial yang seakan-akan memandang semua warganegara hanya sebagai mekanisme-mekanisme yang perlu ditentramkan.

 Sumber: Franz Magniz Suseno

Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Tagged with: , ,
Posted in Tokoh Filsafat
One comment on “Thomas Hobbes (1588-1679)
  1. aneka meubel says:

    bermanfaat sekali artikelnya

1 Pings/Trackbacks for "Thomas Hobbes (1588-1679)"
  1. [...] empirisme dibangun oleh Francis Bacon (1210-1292) dan Thomas Hobbes (1588-1679), namun mengalami sistematisasi pada dua tokoh berikutnya, John Locke dan David [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>