Teori Organisasi Ekonomi (Organizational Economics Theory)

Teori organisasi ekonomi atau organizational economics theory terdiri atas dua teori yaitu Agency Theory dan Transactional Cost Theory of Organization. Keduanya membahas organisasi dengan basis disiplin ekonomi termasuk penggunaan konsep dan bahasa ekonomi.

Teori peragenan dan biaya transaksi menggambarkan model mereka atas dasar ketidakpercayaan akan perilaku manusia yang cenderung untuk mengejar kepentingan pribadi lewat organisasi.

Disebutkan oleh Jensen dan Meckling (1976); Williamson (1985) dalam Donaldson (1995), sebagai kepentingan pribadi yang harus dikendalikan pada sebuah kolektivitas organisasi
(rational eonomics man…man and woman as untrustworthy, devious and persuing their own self interest to detriment of organizational collective).

Penganut teori ekonomi organisasi meyakini bahwa organisasi dapat dijelaskan secara tegas atau memiliki pendirian dan selalu bersentuhan dengan persoalan ekonomi. Sweberg (1990, dalam Donaldson 1995), menyatakan bahwa ilmu ekonomi sangat tegas, ilmiah, dan teoritis dibanding cabang ilmu sosial yang lain seperti psikologi, sosiologi, dan studi manajemen. Hal yang sama ditegaskan Caves (1980) dan Hirschleifer (1986), dalam Donaldson (1995), Caves menyatakan bahwa persoalan strategi organisasi dan bentuk struktur, sejarah bisnis, kebijakan bisnis, dan perilaku organisasi dapat dijelaskan secara lebih kritis dalam disiplin ilmu ekonomi. Sementara Hirschleifer mengatakan superioritas disiplin ilmu ekonomi akan mengambil alih penjelasan ilmu sosial yang lain seperti sosiologi, antropologi, dan ilmu politik sebagai sebuah alat analisis.

Teori-organisasi-ekonomi-img
Economy

Jargon umum dalam persoalan ekonomi adalah persoalan alokasi yang optimal dari sumber-sumber yang terbatas, alokasi optimal biasanya disebut sebagai efisiensi. Dua poin utama dari pemikiran seperti ini menurut Douma dan Schrender (1992) berhubungan dengan:

1. Pendekatan ekonomi terhadap organisasi yang spesifik berfokus kepada masalah ekonomi yaitu alokasi optimal dari ketersediaan sumber-sumber (resources).

2. Kontribusi ekonomi terhadap pemahaman persoalan organisasi meningkat atau muncul sebagai bentuk masalah ekonomi atau sebagai sebuah persoalan yang harus dijelaskan.

Penjelasan organisasi ekonomi sebagai paradigma teori organisasi menurut Douma dan Schrender (1992), dilakukan dengan mengadopsi pemikiran Coase (1937) tentang pasar dan organisasi, sebagai bagian dari tipe ideal bagi koordinasi terhadap proses transaksional (exchange transaction). Pasar dan organisasi dilandasi oleh satu hal esensial yaitu informasi yang melandasi proses komunikasi pada bagian transaksi. Organisasi ekonomi dijelaskan oleh Coase (1937), dengan gambaran konseptual sebagai berikut:

Organizational Economics Theory IMG
Organizational Economics Theory

Penjelasan singkat bagi gambaran Coase adalah tentang dua tipe ideal pendekatan organisasi ekonomi yang efisien yaitu pasar dan organisasi, yang menyediakan produk dan jasa lewat proses transaksi sebagai sebuah mekanisme yang menjelaskan fenomena ekonomi misalnya; saya harus kelihatan cantik hari ini, oleh karenanya saya perlu mandi.

Tindakan mandi merupakan sebuah proses transaksi dengan organisasi yang efisien yaitu dengan perusahaan air minum. Pasar dan organisasi merupakan dua alternatif pilihan dalam koordinasi keputusan yang ekonomis, koordinasi terhadap transaksi disebut oleh Coase sebagai tindakan yang inovatif dalam organisasi. Koordinasi pada organisasi diklasifikasikan oleh Coase (1937) dalam Douma dan Schrender (1992) sebagai berikut:

Organizational Economics Theory IMG
Organizational Economics Theory

Dalam kasus yang umum menurut Coase (1937), organisasi pada umumnya merupakan koordinasi dari beberapa mekanisme koordinasi dalam tabel tersebut di atas. Sementara pada pasar mekanisme koordinasi akan menentukan harga di pasar.

Kesimpulan Teori Organisasi Ekonomi

Merunut sedikit kepada latar belakang pengembangan teori ini, ia dikembangkan sesuai kebutuhan perusahaan modern. Adolf Berle dan Gardiner C. Means pada tahun 1932, mempublikasikan buku mereka dengan judul The Modern Corporation and Privarte Property. Dalam buku ini Berle dan Means memberi gambaran pemisahan dari pemilik dan pengendali sebagai tipikal perusahaan abad ke-20.

Pada perusahaan besar menurut mereka dimiliki oleh banyak pemegang saham, jadi dengan demikian tidak seorang pemilikpun yang memiliki kekuatan untuk mengontrol tindakan para pegawai pada perusahaan.

Teori Organisasi Ekonomi lewat kedua teorinya, Teori Biaya transaksi dan Teori Peragenan memberikan pemahaman tentang pentingnya pengawasan terhadap perilaku para manajer dalam organisasi, yang tidak dapat dipercaya dan penuh tipu daya untuk mengelabui para pemilik atau organisasi lain, yang mana telah terbina hubungan yang baik antara mereka dalam jangka waktu yang lama (Jensen dan Meckling, 1976, Williamson, 1985).

Pandangan ini tidak kelihatan secara akurat menggambarkan anggota organisasi yang dilibatkan dalam hubungan jangka panjang dengan pemilik dan partner organisasi. Organisasi ekonomi sepertinya mengendalikan keabsahan dalam daerah kekuasaan dari hubungan antar organisasi dan pelanggan tertentu dalam sebuah kasus. Dengan demikian organisasi ekonomi diaplikasikan dalam batasan hubungan dari organisasi dengan seseorang yang melakukan hubungan secara sementara misalnya customer.

Kontribusi teori ini bagi pengembangan teori organisasi adalah sebagai sebuah rangkaian kontrak antara para pelaku ekonomi yang saling berhubugan akan tetapi tidak memiliki ikatan sosial yang kuat guna mengatur perilaku. Situasi hubungan seperti ini menjadikan pandangan-pandangan dalam organisasi ekonomi menjadi relevan untuk diterapkan dengan konsep misalnya mengurangi resiko kerugian (adverse selection) dan tindakan curang (moral hazard) yang dibahas di teori organisasi ekonomi atau organizational economics theory (Alchian dan Woodward, 1988, dalam Donaldson,1995).

Share it...

Facebooktwittergoogle_plusredditlinkedintumblr
About Ferry Roen 244 Articles
Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*