Metafisika IMG

Filsafat Ilmu (bagian III): Metafisika Ilmu

November 14, 2011 Ferry Roen 8

Metafisika adalah cabang filsafat yang mempelajari struktur dan konstitusi terakhir dari realitas. Di dalamnya dipelajari kategori-kategori dasar dari apa yang ada, realitas di balik penampilan, yang nyata dari apa tampak nyata. Pertanyaan-pertanyaan dasar yang digumuli di sini adalah apa ini, mengapa ini dan bagaimana kita bisa memahaminya. Metafisika ilmu dengan demikian memfokuskan perhatiannya pada struktur dan hal-hal yang terkandung di dalam apa yang disebut orang ilmu.

pengantar_filsafat_ilmu_IMG

Filsafat Ilmu (Bagian I): Pengantar Filsafat

November 14, 2011 Ferry Roen 0

Filsafat dan ilmu pengetahuan pada awalnya merupakan satu kesatuan. Pembatasan ilmu pengetahuan dilakukan berdasarkan sistem filsafat yang dianutnya. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman terutama sejak zaman renaissance, abad XV, filsafat berkembang sangat pesat. Perkembangan filsafat membuat ilmu pengetahuan juga berkembang pesat dan tumbuh cabang-cabang di dalamnya. Masing-masing cabang memisahkan diri dari batas filsafatnya dan masing-masing mengikuti metodologinya sendiri-sendiri. Metodologi menjadi mata pelajaran yang sangat dipentingkan Tetapi seiring dengan itu timbul kecenderungan adanya isolasi, dan bukan lagi diferensiasi di antara cabang-cabang ilmu.

Empirisme IMG

Empirisme

September 23, 2011 Ferry Roen 1

Empirisme adalah suatu aliran dalam filsafat yang menyatakan bahwa semua pengetahuan berasal dari pengalaman manusia. Empirisme menolak anggapan bahwa manusia telah membawa fitrah pengetahuan dalam dirinya ketika dilahirkan. Empirisme lahir di Inggris dengan tiga eksponennya adalah David Hume, George Berkeley dan John Locke.

No Picture

Behaviorisme

September 23, 2011 Ferry Roen 0

Behaviorisme muncul sebagai kritik lebih lanjut dari strukturalisme Wundt. Meskipun didasari pandangan dan studi ilmiah dari Rusia, aliran ini berkembang di AS, merupakan lanjutan dari fungsionalisme.

No Picture

Fungsionalisme

September 22, 2011 Ferry Roen 0

Pada abad 19, Amerika Serikat (AS) terbelah karena Perang Saudara. Bangsa ini memasuki abad 20 dengan optimisme pasca Perang Saudara, dengan semangat persatuan dan kemakmuran di bidang ekonomi dan politik. AS juga bersiap untuk menjadi negara yang dominan di dunia. Optimisme yang sama juga ada pada dunia akademik, universitas berkembang, para ilmuwan yang kembali dari mencari ilmu di Eropa mulai mengembangkan iklim intelektual di AS. Psikologi masuk ke AS bersamaan dengan optimisme di bidang ekonomi dan akademik ini dan disambut dengan antusias oleh masyarakat AS sebagai ilmu baru yang berprospek cerah. AS banyak menyerap ide pemikiran dari Eropa, contohnya ide tentang empirism, model pemikiran John Locke mengilhami Declaration of Independence, setiap manusia dilahirkan sama dengan hak asasi yang sama.

No Picture

Positivisme

September 21, 2011 Ferry Roen 1

Zaman Renaisans ditandai sebagai era kebangkitan kembali pemikiran yang bebas dari dogma-dogma agama. Renaisans merupakan zaman peralihan ketika kebudayaan abad tengah mulai berubah menjadi suatu kebudayaan modern. Manusia pada zaman Renaisans adalah mereka yang merindukan pemikiran yang bebas seperti pada zaman Yunani kuno. Pada zaman ini manusia disebut sebagai animal rasionale, karena pada masa ini pemikiran manusia mulai bebas dan berkembang. Manusia ingin mencapai kemajuan (progres) atas hasil usaha sendiri, tidak didasarkan atas campur tangan ilahi

No Picture

Teori Kebenaran Ilmiah

August 27, 2011 Ferry Roen 2

Kebenaran dapat dipahami berdasarkan tiga hal yakni, kualitas pengetahuan, sifat/karakteristik dari bagaimana cara atau dengan alat apakah seseorang membangun pengetahuan itu, dan nilai kebenaran pengetahuan yang dikaitkan atas ketergantungan terjadinya pengetahuan itu.

No Picture

Otonomi Keilmuan dan Kebebasan Akademik

July 29, 2011 Ferry Roen 0

Otonomi berarti berpegang pada kaidah/aturan yang ditentukan sendiri (auto: sendiri; nomos: aturan). Otonomi keilmuan merupakan condition sine qua non (syarat mutlak) bagi berfungsinya dengan baik suatu masyarakat keilmuan (scientific community). Ini adalah konsekwensi logis dari hakikat ilmu itu sendiri.