Philip Selznick: Pengaruhnya Terhadap Teori Institusional

Philip Selznick IMG
Philip Selznick

Philip Selznick lahir di Newark, New Jersey, tahun 1919, ia memperoleh gelar Ph.D dari Universitas Columbia, dan mulai bekerja di Pusat Studi untuk Undang-Undang dan Masyarakat, Barkeley University, dari tahun 1952 sampai tahun 1972. Karya Selznick sangat berpengaruh terhadap teori organisasi institusional baik yang baru maupun lama, old and new institutionalsm. Ia adalah penemu teori institusional Selznick mengemukakan bahwa segala sesuatu yang penting mengenai organisasi adalah perbincangan tentang perangkat-perangkat (tolls) organisasi terhadap bagian yang menghidupkan dirinya. Berdasarkan pemikirannya, ia merumuskan gagasan rasional selanjutnya dalam mendesain organisasi untuk mencapai tujuan yang ternyata menunjukkan bahwa stuktur formal tidak bisa membebaskan diri dari dimensi indvidu.

Selznick menyatakan bahwa individu-individu menciptakan komitmen lainnya terhadap organisasi agar dapat tercapai pengambilan keputusan rasional. Organisasi melakukan tawar-menawar dengan lingkungan dalam hal mencapai tujuan penting atau kemungkinan-kemungkinan masa mendatang. Akhirnya adaptasi struktur organisasi di dasari oleh tindakan individu dan tekanan lingkungan.

Pernyataannya menolak pandangan kebutuhan sistem sebagai tempat pemeliharaan integritas dan keberlangsungan sistem akan terjadi hanya dalam diri sistem itu sendiri. Ia mendetifinisikannya sebagai ‘derived imperative’, antara lain adalah;

1. Keamanan organisasi dalam lingkungan.

2. Stabilitas hubungan informal dalam organisasi.

3. Kesamaan pandangan tentang makna dan aturan organisasi.

Selznick mengarahkan studi organisasi pada masa mendatang lebih berfokus pada keputusan penting yang menyebabkan terjadi perubahan struktur. Ia menemukan bahwa ternyata institusionalisasi adalah proses dimana organisasi mengembangkan karakter struktur secara khusus.

Kontribusinya bagi teori institusional terjadi melalui kesimpulan penilitiannya yang menyatakan bahwa organisasi melakukan proses adopsi dan kooptasi terhadap organisasi lainnya atau lingkungan institusionalnya. Penilitian Selznick difokuskan pada dua hal; pertama, adalah terhadap Lembaga Otorita Lembah Tennesse, bagaimana lembaga tersebut merespons tantangan eksternal. Kesimpulannya menunjukkan bahwa ternyata lembaga tersebut menciptakan proses kooptasi terhadap organisasi lain dalam merespons hal ini. Kedua, adalah terhadap pengorganisasian Leninist di Soviet, tentang bagaimana perlakuan Lenin terhadap sukarelawan dan agen-agen. Lenin menjalankan tugasnya dengan sangat disiplin. Temuan Selznick menunjukkan bahwa para agen bekerja dengan  disiplin karena adanya proses pendelegasian wewenang yang mengindikasikan adanya proses adopsi dari organisasi lainnya.

Dari kedua hasil penilitiannya, Selznick menyimpulkan bahwa organisasi selalu melakukan proses adopsi terhadap bentuk organisasi lainnya. Temuan Selznick dimuat dalam karyanya dengan judul Istitutionalism ‘Old and New’, dan The Foundation of the Theory of Organization, yang diterbitkan pada tahun 1948. Dalam buku ini Selznick menyatakan bahwa konsekwensi dari dibangunnya sebuah organisasi adalah bagaimana organisasi membentuk aturan dan mejalankannya dalam struktur secara fungsional. Analisis Selznick terhadap struktur fungsional adalah bagaimana struktur secara fungsional dapat menjawab kebutuhan dasar (basic need) dan bagaimana keseluruhan sistem dapat bertahan, serta struktur secara signifikan merupakan pernyataan anggotanya.

Mereka bertindak sesuai pernyataan struktur organisasi. Pandangan Selznick terhadap proses kooptasi atau penyertaan dipahami olehnya sebagai proses penyesuaian sebuah organisasi, baik secara formal maupun informal. Secara formal, pembagian tanggung jawab organisasi dimaksudkan untuk memperoleh legitimasi. Sementara secara informal kooptasi merupakan proses penyesuaian yang memungkinkan pusat kekuasaan menjadi spesifik dan jelas berada dimana.

Share it...

Facebooktwittergoogle_plusredditlinkedintumblr
About Ferry Roen 244 Articles
Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*