Motivasi

Intrinsic Motivation IMG
Intrinsic Motivation

Motivasi asal kata motif menurut Wikipedia adalah fitur psikologis yang membangkitkan suatu organisme untuk bertindak menuju tujuan yang diinginkan dan memunculkan, mengendalikan, serta memelihara perilaku yang diarahkan untuk tujuan tertentu.

Sebagai contoh: Seorang individu yang tidak makan maka dia akan merasa lapar, dan sebagai respon dia makan dan mengurangi rasa lapar. Ada banyak pendekatan untuk motivasi: fisiologis, perilaku, kognitif, dan sosial.

Motivasi berakar dalam kebutuhan dasar untuk meminimalkan rasa sakit fisik dan memaksimalkan kesenangan, atau mungkin termasuk kebutuhan spesifik seperti makan dan beristirahat, atau untuk objek yang diinginkan.
Secara konseptual, motivasi berkaitan tetapi berbeda dari emosi.

Motivsi adalah proses merangsang orang untuk suatu tindakan guna mencapai tujuan. Dalam konteks tujuan bekerja ada faktor psikologis yang merangsang perilaku orang berupa – kepuasan akan uang atau materi, keberhasilan, pengakuan, kepuasan kerja, bekerja dalam tim, dll.

Intrinsic Motivation
Intrinsic Motivation

Salah satu fungsi yang paling penting dari manajemen organisasi adalah untuk menciptakan kesediaan diantara anggota organisasi atau karyawan untuk melakukan yang terbaik dari kemampuan mereka.

Oleh karena itu peran seorang pemimpin adalah membangkitkan minat kinerja karyawan dalam pekerjaan mereka. Dapat dikatakan bahwa motivasi merupakan fenomena psikologis yang berarti kebutuhan dan keinginan dari individu-individu yang harus ditangani dalam sebuah frame rencana insentif.

Dari pemahaman konsep motivasi diatas kemudian berkembang berbagai bentuk model dan teori motivasi.


Share it...

Facebooktwittergoogle_plusredditlinkedintumblr
About Ferry Roen 244 Articles
Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*