Konsep-Konsep dalam Organisasi

Organisasi dikonsepkan dengan berbagai cara. Yang berikut ini mewakili deskripsi yang sering digunakan:

1. Kesatuan rasional dalam mengejar tujuan. Organisasi ada untuk mencapai tujuan, dan perilaku para anggota organisasi dapat dijelaskan sebagai pengejaran rasional terhadap tujuan tersebut.

2. Koalisi dari pendukung (constituencies) yang kuat. Organisasi terdiri dari kelompok-kelompok yang masing-masing mencoba untuk memuaskan kepentingan sendiri. Kelompok-kelompok tersebut menggunakan kekuasaan mereka untuk mempengaruhi distribusi sumber daya dalam organisasi.

3. Sistem terbuka. Organisasi adalah sistem transformasi masukan dan keluaran yang tergantung pada lingkungan untuk kelangsungan hidupnya.

4. Sistem yang memproduksi arti. Organisasi adalah kesatuan yang diciptakan secara artifisial. Tujuan dan maksudnya diciptakan secara simbolis dan dipertahankan oleh manajemen.

5. Sistem yang digabungkan secara longgar. Organisasi terdiri dari unit yang relatif berdiri sendiri, unit-unit tersebut dapat mengejar tujuan yang tidak sama atau bahkan saling bertentangan.

6. Sistem politik. Organisasi terdiri dari pendukung internal yang mencoba memperoleh kontrol dalam proses pengambilan keputusan agar dapat memperbaiki posisi mereka.

7. Alat dominasi. Organisasi menempatkan para anggotanya ke dalam ‘kotak-kotak’ pekerjaan yang menghambat apa yang dapat mereka lakukan dan individu yang dengannya mereka dapat berinteraksi. Selain itu, mereka dibawahi oleh atasan yang mempunyai kekuasaan terhadap mereka.

Konsep-konsep dalam Organisasi

Organisasi

8. Unit pemrosesan informasi. Organisasi menafsirkan lingkungannya, mengkoordinasikan aktivitasnya, dan memudahkan pembuatan keputusan dengan memproses informasi secara horizontal dan vertikal melalui sebuah struktur hirarki.

9. Penjara psikis. Organisasi menghambat para anggota dengan membuat uraian pekerjaan, departemen, divisi, dan perilaku standar yang dapat diterima dan tidak dapat diterima. Pada saat diterima oleh anggota, semua itu menjadi penghalang artifisial yang membatasi pilihan.

10. Kontrak sosial. Organisasi terdiri dari sejumlah persetujuan yang tidak tertulis dimana para anggota melakukan perilaku tertentu dan untuk itu mereka menerima imbalan.

Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Tagged with: , , , , ,
Posted in Organisasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Popular Post