John Locke (1632-1704)

John Locke IMG

John Locke

John Locke, seorang filsuf Inggris, sangat terkenal dalam filsafat politik sebagai filsuf negara liberal. Locke juga orang penting dalam filsafat pengetahuan.

John Locke lahir di Warington, Somerset, Inggris. Pada awal karirnya dia menjadi guru privat di perguruan tinggi Westminster, mulailah dia belajar mengenai Descartes maupun Aristoteles. John Locke memiliki penasehat akademis yang bernama Robert Boyle yang kemudian memperkenalkan kepada Newton. Mereka mempelajari matematika, fisika, kedokteran, hingga filsafat. Pada 1666 John Locke mendapat gelar kebangsawanan Shaftesbury. Ketika presentasi di depan dewan pendeta Inggris dia melontarkan gagasan yang kontroversial tetang kebebasan dan hak warga negara untuk beragama, karena pada saat itu hanya ada satu mainstream, sehingga dia mengalami pengasingan.
John Locke selalu bersikap kritis terhadap penguasa. Dia merencanakan revolusi terhadap Charles II. Dia berargumen bahwa pemerintah dan sipil tidak dapat dipisahkan. Pemerintah dibentuk untuk melindungi sipil, namun jika kebebasan dan hak sipil direnggut, maka pemberontakan atas kekuasaan pemerintah adalah sah. Teori ini dikenal dengan teori hukum alam atau kebenaran alami.

Ada dua hal dalam filsafat pengetahuan John Locke yang berimplikasi bagi perkembangan kebudayaan modern. (1) Anggapan bahwa seluruh pengetahuan kita berasal dari pengalaman, dan (2) bahwa apa yang kita ketahui melalui pengalaman itu bukanlah objek atau benda yang mau kita ketahui itu sendiri, melainkan hanya kesan-kesannya pada pancaindera kita.

Subjektivisme sebagai kesediaan untuk menerima bahwa setiap orang mempunyai kesan-kesan sendiri, bahwa tidak ada sesuatu yang objektif, yang mengikat kita, jadi suatu kecondongan kearah relativisme umum. Locke menolak bahwa manusia mempunyai pengetahuan apriori (itulah anggapan Descartes).

Dalam filsafat John Locke kita melihat tekanan manusia modern pada pengalaman dan penolakannya terhadap apa yang tidak dapat dikembalikan pada pengalaman. Anggapan itu kemudian dipertajam oleh David Hume dan akhirnya mendapat rumusan yang paling tajam dalam filsafat Immanuel Kant (1724-1804) yang menolak segala segala kemungkinan metafisika, artinya manusia tidak dapat mengetahui sesuatu apapun yang tidak melalui pancaindera. Implikasi anggapan ini bagi pengetahuan tentang Allah tidak mungkin lagi. Tentu saja, ini hanya sebuah seorang filosof yang memang sangat berpengaruh. Kesimpulan ini sementara ini sudah banyak dikritik. Yang bagi kita menarik ialah kecondongan untuk semakin menghilangkan cakrawala metafisik dari lingkup rasionalitas manusia.

Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Posted in Tokoh Filsafat Tagged with: ,
0 comments on “John Locke (1632-1704)
2 Pings/Trackbacks for "John Locke (1632-1704)"
  1. [...] Teori Organisasi dan Manajemen Memperoleh pengetahuan diperlukan bakat dan keringat (inspiration and perspiration) Lompat ke isi ← John Locke (1632-1704) [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Popular Post