Jessica Hagy: Metode Visualnya yang Orisinal

Tahu tentang Jessica Hagy berawal ketika membuka situs forbes.com. Salah satu artikelnya di forbes yang berjudul 40 Things To Say Before You Die menempati rangking tertinggi pengunjung forbes. Dari situ kemudian memunculkan keingintahuan untuk mengetahui latar belakang penulis artikel.

Setelah berseluncur sebentar di mesin pencari kemudian dapat diambil kesimpulan bahwasannya ia memang seorang kreatif. Sebagaimana kita ketahui salah satu kriteria menjadi blogger sukses adalah content yang orisinal dan menarik.

Apa yang disajikan Jessica Hagy termasuk orisinil dan menarik karena menggunakan metode visual dengan memanfaatkan diagram venn dan grafik fungsi matematika yang disajikan secara sederhana namun mengena. Dibalik kesederhanaan tampilan orat-oret visual di blognya, ia adalah genius.

Jessica Hagy, wanita berusia 29 tahun ini mulai lebih dikenal publik ketika karyanya 7 Sins Card dipublikasi dan diulas di radio dan majalah BBC. Awalnya ia adalah seorang penulis lepas tanpa target yang muluk, dalam sebuah kesempatan wawancara ia mengatakan bahwa i want my readers to smile. Menyimak salah satu blognya ia mulai serius menekuni hobinya mengulas berbagai fenomena dengan metode diagram venn dan grafik matematika sejak tahun 2006.

jessica-hagi-IMG

Jessica Hagy. Courtesy: http://thisisindexed.com/

Ia melahirkan salah satu blog yang populer yaitu www.thisisindexed[dot]com, Ia menyampaikan alasan membuat blog ini sebagai berikut: I was working as a copywriter and going to school full-time for my Masters in business. I read somewhere that “every writer needs a blog,” but I didn’t want a boring blog about work (gag) or my boring day-to-day grind (gag-and-a-half), so I started doodling instead. The fact that I was taking some economics courses at the time certainly shows.

Dari ketekunannya menggali potensinya, ia telah menghasilkan lebih dari 1400 ilustrasi visual yang telah terpublikasi di blog dan ratusan lainnya pada bukunya. Tagline tentang dirinya di forbes adalah using visuals to tell stories, jokes, and truths.

Pertanyaannya adalah apa hubungannya dengan teori dan perilaku organisasi? Kalo dihubung-hubungkan sudah tentu ada. Jessica Hagy dalam artikel-artikelnya memandang nyaris semua fenomena dengan menggunakan metode visual dan grafik, tentu saja dia juga bisa melihat dan menangkap berbagai fenomena teori dan perilaku organisasi dalam alam pikir visualnya tersebut.

Jadi metode visual berupa diagram venn dan grafik fungsi matematikanya bisa dimanfaatkan untuk membuat artikel teori dan perilaku organisasi. Minimal jika tidak memiliki kemampuan seperti Jessica Hagy pun kita termotivasi untuk memanfaatkan fasilitas visual lain seperti foto dan ilustrasi untuk lebih menjelaskan artikel kita. Karena memang alam pikirnya yang unik tidak dengan mudah begitu saja ditiru.

Jessica Hagy merumuskan dirinya sebagai penulis dalam bentuk visual.

Jessica Hagy merumuskan dirinya sebagai penulis dalam bentuk visual.
Courtesy: www.dailybrink.com/wp-content/uploads/2010/11/IMAGE12.jpg

Manfaat lain juga dipetik dari keberhasilannya adalah bahwa salah satu faktor penentu berhasilnya blog adalah content yang orisinal dan menarik. Membuat blog tidak perlu harus latah, mengingat blog di dunia internet jumlahnya sudah teramat banyak. Agar dapat eksist perlu berbagai upaya kreatif kita.

Teringat ketika Raditya Dika sukses dengan blog gaulnya, banyak blogger yang latah dan kemudian ada kecenderungan menghasilkan blog dengan gaya gaul dengan bahasa yang norak, senorak mungkin. Hasil? Hilang satu-satu dari peredaran. Orisinalitas penting dan Jessica Hagy adalah satu contoh bagi kita. Maybe it’s genius, maybe she just rocks, but what Hagy does certainly takes talent. Barangkali lebih menarik kalo pembaca sendiri yang menyelami lebih jauh tentangnya lewat mesin pencari.

Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Tagged with: , , , , , , , ,
Posted in Copywriting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>