Georg Simmel: Teori Konflik Modern

Georg Simmel IMG

Georg Simmel

Georg Simmel adalah seorang teoritisi utama ilmu sosial dan filosofi Jerman pada abad 19. Gelar doktor filosofi diperolehnya pada tahun 1881, dengan bidang pembahasan yang sangat luas, yaitu filososfi, psikologi, sejarah dan ilmu sosial, karena ia membangun pemikirannya dengan teba bahasan mengenai logika, filosofi sejarah, etika, sosiologi dan psikologi.

Karya Simmel merupakan refleksi tentang pendatang (urban) modern yang kehilangan orientasi nilai (modern man without roots in traditional folk culture). Simmel merefleksikan keadaan masyarakat urban sebagai masyarakat yang terasing, yang hidup di kota metropolis tanpa memiliki kesiapan mental pada kehidupan yang lain. Simmel merupakan seorang yang gagal secara akademis karena karyanya tidak dibangun dan diklasifikasikan sebagai teori yang memiliki aliran (school), sebagai sebuah sistem teori tetapi ia sangat mempengaruhi muridnya, termasuk elit kebudayaan dan aliran pemikiran atau teoritisi yang berkembang pada waktu itu seperti aliran Marxsist, Eksistensialis, Frankfurt, Heideger, Park dan lainnya.

Sumbangan utama Simmel terhadap teori organisasi adalah tentang teori konflik modern yang berusaha menjembatani antara konflik dalam bentuk abstrak dan menunjukkan terjadinya konflik pada tingkatan yang lebih umum. Bukan hanya sekedar konflik yang dijelaskan terhadap teori Marxist yaitu pertentangan kelas. Menurut Simmel teori konflik pada waktu itu merupakan pemahaman yang dibangun dalam tradisi Marxist tentang perubahan sosial, stratifikasi dan pembahasan dalam organisasi yang berskala luas (macro). Teori konflik seperti ini tidak menjawab mengapa terjadi dan kondisi apa yang merubah keadaan pada kelompok. Pandangan Simmel memunculkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang konflik.

Ia menunjukkan bahwa sebuah konflik merupakan bentukan sosial yang berinteraksi dan mendesainnya dalam kerangka untuk memecahkan dualisme sebagai cara untuk mencapai kesatuan. Konflik tidak dimaksudkan untuk menghentikan keteraturan sosial yang menyebabkan berhentinya kehidupan masyarakat. Keteraturan dan konflik akan membentuk kesatuan atau kehidupan sosial bersama dan secara keseluruhan akan bersifat positif.

Dalam konsep yang negatif, masyarakat atau kelompok dipahami sebagai entitas tanpa keperbedaan atau terisolir dari keberagaman. Konflik dalam teori Simmel diidentifikasikan sebagai berikut: 1. Kompetisi diartikan sebagai bentuk konflik tak langsung dimana kemenangan harus terjadi akan tetapi bukan merupakan tujan akhir dan setiap pelaku tertuju pada tujuan tanpa menggunakan kekuatan dalam perlawanan dari partai selanjutnya (konsumen) atau untuk semuanya. 2. Untuk melindungi dirinya sendiri dari konflik dalam kelompok yang lebih besar, konflik dilokalisir pada kelompok kecil karena dalam kelompok kecil terdapat solidaritas yang lebih organis yang bisa mentolerir konflik atau mencegah konflik yang lebih besar. Konflik dibatasi oleh norma-norma dan hukum yang menjadikannya sebuah kompetisi yang lebih murni. Kompetisi seperti ini secara tidak langsung meningkatkan manfaat bagi yang lain. 3. Konflik dalam kelompok akan menciptakan rasa memiliki kelompok terhadap anggota, sentralisasi terhadap struktur dan menciptakan persekutuan. Kelompok akan membangun eksistensi sosialnya terhadap musuh mereka ketika kelompok menghadapi adanya perlawanan dari musuh.

 Dinamika demikian yang dicermati Simmel dalam perspektif masyarakat sebagai interaksi.

Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Tagged with: , , , , , , , ,
Posted in Tokoh Teori Organisasi
One comment on “Georg Simmel: Teori Konflik Modern
  1. Mauquinto Ximenes says:

    Organisasi sosial merupakan satu wadah atau sekumpulan masyarakat yang ingin mencapai tujuan-tujuan kehidupannya dengan bersama. Dalam dunia realitas kehidupan bermasyarakat terdapat berbagai kelompok dalam pengorganisasian sosial yaitu organisasi sosial kultur, organisasi sosial pendidikan, organisasi sosial swadaya,dan lain sebagainya yang berperan dalam kegiatan-kegiatan sosial dalam hidupnya. Thanks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Popular Post