Empat Tips Sukses Apple

Apple logo IMG
Apple logo
Apple logo IMG
Apple logo

Nama besar Apple sepertinya sudah tak terbantahkan lagi di industri teknologi. Namun, kira-kira apa yang membuat mereka sebesar sekarang?

Ketika berbicara di Universitas Cambridge, VP Product Marketing untuk produk iPhone, iPod, dan iOS Apple, Greg Joswiak coba sedikit mengungkapnya 4 tips sukses yang tetap dipegang Apple hingga sekarang.

1. Fokus
Produk yang dikeluarkan Apple selama ini memang kalah beragam ketimbang para pesaingnya. Lihat saja, produk smartphone mereka. iPhone berjalan sendirian menantang deretan produk lain di pasaran.

Namun hal ini justru menjadi kekuatan Apple, sebab mereka bisa fokus menggarap iPhone. Mulai dari menyiapkan teknologi dan fiturnya, hingga ekosistem di sekelilingnya.

“Kami cuma mengerjakan beberapa hal di Apple. Namun dari beberapa produk tersebut, revenue kami bisa sampai USD 100 miliar. Jika Anda terlalu banyak membagi perhatian terhadap banyak hal, tidak akan ada satupun dari mereka yang bakal menjadi fenomenal,” tukas Joswiak.

2. Simplicity
Menurut Joswiak, Apple mencoba untuk fokus terhadap ‘gambaran besar’ bagaimana membuat pengalaman yang mengesankan kepada pengguna. Mereka justru mengenyampingkan bagaimana spesifikasi teknis produk tersebut nantinya.

Sensasi pengalaman kepada pengguna tersebut pun coba dikemas dengan sederhana, alias dibuat praktis namun memiliki daya magis.

“Ketika Anda memulai untuk membangun sesuatu, maka dia akan cepat menjadi kompleks. Namun jika Anda telah mengenal produk Anda dan apa masalahnya, maka Anda dapat membuat hal yang rumit itu menjadi sederhana,” tukasnya.

3. Berani
Jangan ‘terpenjara’ dengan apa yang sudah ada. Itulah kira-kira pesan yang ingin disampaikan Joswiak. Hal ini terkait bagaimana sebuah vendor dituntut untuk terus berinovasi menerobos batas-batas yang dipikirkan orang.

Menurut Joswiak, faktor keberanian sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan di dunia bisnis. “Jangan bergantung pada ide-ide dari masa lalu, termasuk jika mereka telah terbukti sukses. Anda jangan membuat produk hanya karena orang lain telah memilikinya,” ia menambahkan.

4. Terbaik
Sifat perfeksionis pendiri Apple yang sudah tiada, Steve Jobs, sepertinya telah sukses diturunkan kepada budaya kerja di pembuat gadget fenomenal iPod, iPhone, dan iPad tersebut.

Pasalnya, Apple berpikir tidak akan masuk ke suatu lini bisnis tertentu jika mereka tidak bisa menjadi yang terbaik di dalamnya. Tentu saja, usaha ekstra dibutuhkan dalam perburuan untuk menjadi yang terbaik tersebut.

“Di Apple, jika kami tidak bisa menjadi terbaik di segmen itu, maka kami tidak tertarik untuk memasukinya,” pungkas Joswiak.

Itulah empat prinsip kerja yang kata Joswiak selalu dipegang Apple hingga sekarang. Okelah, Apple patut berbangga, sebab produk-produk keluarannya saat ini selalu menjadi fenomena. Namun tetap saja, produk Apple juga pernah mengecap kegagalan.

Share it...

Facebooktwittergoogle_plusredditlinkedintumblr
About Ferry Roen 244 Articles
Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*