Blog Archives

Pengantar Sosiologi

Dengan melihat perbandingan munculnya ilmu-ilmu lain (seperti filsafat, ekonomi, hukum, dan- lain-lain) maka sosiologi dapat dikatakan sebagai ilmu yang masih muda. Auguste Comte (1798 – 1853) merupakan orang pertama yang menggunakan istilah sosiologi yang secara tegas membedakan cakupan dan isi sosiologi dengan cakupan dan obyek ilmu-ilmu yang lain. Dilihat dari sudut pandang etimologi, kata sosiologi berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan atau teman, dan kata Yunani logos yang berarti pengetahuan.

Dengan demikian sosiologi berarti pengetahuan tentang pertemanan atau perkawanan. Secara lebih luas maka sosiologi berarti pengetahuan tentang hidup bermasyarakat. Yang lebih penting adalah bahwa kata sosial mengandung pemahaman adanya sifat berjiwa pertemanan, terbuka untuk orang lain dan tidak bersifat individual atau egoistik atau tertutup terhadap orang lain (Hendropuspito (1989).

Walaupun sosiologi merupakan ilmu yang masih muda namun secara tidak langsung, manusia sudah sejak lahir telah menggeluti sosiologi terutama lewat pergaulan dengan kelompok-kelompok anggota keluarga intinya (terutama ibu), kelompok manusia di sekitar keluarganya sampai kelompok pergaulan internasional. Permasalahannya apakah sosiologi itu? Dari sini, mulailah orang mencoba mendefinisikan sosiologi.[1]

Roucek dan Warren (1962), menyebutkan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia dalam kelompok-kelompok. Van Doorn dan Lammers (1964) menyebutkan bahwa sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

Selosoemardjan dan Soelaeman Soemardi ( 1974) mendefinisakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan sosial. Hendropuspito (1989) mendefinisikan sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat secara empiris untuk mencapai hukum kemasyarakatan yang seluas mungkin. Banyak definisi (seperti terurai diatas) yang satu sama lain saling melengkapi dan mempunyai persamaan pandangan. Persoalannya adalah apakah hakekat terdalam dari sosiologi ? dan untuk apakah sosiologi itu kita pelajari ?

Tagged with: , , , , , , , , , ,
Posted in Sosiologi

Perkembangan Sosiologi

Auguste Comte (1798 – 1853) merupakan orang pertama yang menggunakan istilah sosiologi yang secara tegas membedakan cakupan dan isi sosiologi dengan cakupan dan obyek ilmu-ilmu yang lain. Dilihat dari sudut pandang etimologi, kata sosiologi berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan atau teman, dan kata Yunani logos yang berarti pengetahuan. Dengan demikian sosiologi berarti pengetahuan tentang pertemanan atau perkawanan. Secara lebih luas maka sosiologi berarti pengetahuan tentang hidup bermasyarakat. Yang lebih penting adalah bahwa kata sosial mengandung pemahaman adanya sifat berjiwa pertemanan, terbuka untuk orang lain dan tidak bersifat individual atau egoistik atau tertutup terhadap orang lain.

Tagged with: , , , , , ,
Posted in Sosiologi

Teori Pertukaran Sosial dan Pilihan Rasional

Teori pertukaran. Pertimbangan untung dan rugi pada teori ini, boleh dianggap memotivasi

Posted in Sosiologi