Bisnis Skema Piramida (Pyramid Scheme)

Pyramid Scheme IMG
Pyramid Scheme
Pyramid Scheme IMG
Pyramid Scheme

Bisnis skema piramida atau pyramid scheme menurut Wikipedia adalah  bisnis yang menjanjikan pesertanya berupa pendapatan atau pelayanan terutama setelah memasukan atau melibatkan anggota baru kedalam skema. Bisnis ini tidaklah sekedar investasi real atau penjualan barang dan jasa. Skema Piramida adalah ilegal di banyak negara termasuk Albania, Australia, Austria, Brasil, Kanada, Cina, Kolombia, Denmark, Republik Dominika, Estonia, Perancis, Jerman, Hungaria, Islandia, Iran, Italia, Jepang, Malaysia, Meksiko, Nepal, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Filipina, Polandia, Portugal, Rumania, Afrika Selatan, Spanyol, Sri Lanka, Swedia, Swiss, Taiwan, Thailand, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat.

Termasuk di Indonesia bisnis ini bisa dikatakan ilegal, Anne Ahira bersama Elite Teamnya pernah menghebohkan masyarakat Indonesia dengan bisnis pyramid schemenya. Sayang tak ada penegakan hukum yang jelas walau telah memakan banyak korban.

Sejarah  pyramid scheme sejak awal sebenarnya memang ilegal, Charles K. Ponzi salah satu pelopor model ini saja memulainya dengan praktek ilegal sehingga ditangkap dan dipenjarakan. Ciri utama dari skema piramida ini adalah tidak mengutamakan penjualan produk untuk meraih income, namun lebih mengutamakan perekrutan anggota baru dimana anggota lama disubsidi oleh anggota baru hingga akhirnya sampai ke level paling bawah dimana anggotanya akan mengalami kesulitan dan akhirnya sistem ini menjadi berhenti. Pyramid scheme adalah system bisnis yang tidak ‘fair’ yang menjanjikan ‘income’ yang melimpah bagi para anggotanya hanya dengan mencari anggota baru tanpa menjual sebuah produk nyata kepada publik kalaupun ada produk yang dijual itu hanya merupakan kedok untuk menyamarkan skema priramida tersebut.

Pyramid Scheme IMG
Pyramid Scheme, Courtesy: http://en.wikipedia.org/wiki/Pyramid_scheme

Pyramid scheme ini sudah ada sejak 1 abad yang lalu dan telah banyak berubah modusnya namun tetap dengan skema yang sama. Dalam skema piramida ini hanya pendiri bisnis yang bersangkutan (atau biasa disebut sebagai firaun) dan orang-orang pada level atas yang bisa menikmati “kekayaan” melimpah, sedangkan para pengikut atau “follower” pada level paling bawah yang nantinya pasti akan mengalami kesulitan dalam merekrut anggota baru akan mengalami kerugian atau defisit.

Tidak seperti bisnis pada umumnya bisnis ini jarang melibatkan penjualan produk nyata atau jasa yang bernilai moneter. Untuk meningkatkan kredibilitas, penipuan seperti ini biasanya kebanyakan dilengkapi dengan referal palsu, testimonial, dan informasi. Cacat yang paling menonjol adalah bisnis ini tidak membawa manfaat akhir. Sekali lagi uang hanya bergerak sampai level atas. Hanya pendiri (firaun) dan sangat sedikit di tingkat atas piramida yang memperoleh uang. Jumlah yang berkurang tajam menuruni lereng piramida. Individu di bagian bawah piramida (mereka yang berlangganan, tetapi tidak mampu merekrut pengikut sendiri) berakhir dengan defisit seperti yang digambarkandalam ilustrasi gambar disamping.

Modus piramid scheme bisa muncul dalam beberapa bentuk antara lain The “Eight-Ball” model, Franchise fraud, Matrix scheme,  Facebook games dan lain-lain. Semoga kita dapat berhati-hati dengannya. Kalaupun berhubungan dengan bisnis yang mirip dengan ini barangkali tips yang disampaikan Oriflame dapat menjadi pertimbangan dengan menanyakan diri Anda tiga pertanyaan:

1. Apakah Anda memiliki resiko kerugian keuangan dengan terlibat dengan perusahaan ini?

Jika jawaban untuk pertanyaan ini adalah ya, kami katakan ‘hati-hati’ Ini mungkin sah tetapi kebanyakan perusahaan penjualan langsung tidak memerlukan investasi yang besar atau risiko kerugian keuangan.

2. Apakah uang yang akan Anda dapatkan berasal terutama dari penjualan produk atau pelayanan kepada konsumen dari produk-produk atau jasa tersebut?

Jika jawaban untuk pertanyaan ini tidak dan uang yang diperoleh berasal dari beberapa sumber lain (misalnya merekrut atau biaya pencarian orang, inventoris stock, penjualan kit dan alat bantu penjualan), maka Anda memiliki skema piramida ilegal dan kami menyarankan orang untuk pergi menjauh. Sesederhana itu.

3. Apakah Anda akan membeli produk perusahaan jika Anda bukan anggota dari organisasi penjualan?

Jika jawabannya tidak, Anda tidak akan membelinya, maka mengapa Anda ingin menjual untuk sebuah perusahaan yang produknya tidak menurut Anda tidak layak untuk dibeli, baik untuk digunakan oleh Anda, keluarga atau teman?

Sumber:  http://en.wikipedia.org/wiki/Pyramid_scheme

Share it...

Facebooktwittergoogle_plusredditlinkedintumblr
About Ferry Roen 244 Articles
Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*