Bisnis Konten (Online Content)

Online IMG
Online
Content Organization IMG
Content Organization

Bisnis konten atau online content kini merupakan sebuah kebutuhan. Menurut hasil studi, 1 dari 2 perusahaan atau 44% dari perusahaan akan memiliki blog tahun 2012. Kini media internet dan sosial memainkan peran terbesar mengarahkan konsumen. Karena konten yang relevan mempengaruhi sikap mereka, membangun hubungan dan perilaku konsumen. Setelah nyemplung di dunia internet karena urusan blog ternyata saya menemukan realitas demikian. Istilah SEO, SERP, no 1 di google, tips dan tutorial menjadi hal yang tak asing lagi dan merupakan bagian dari sebuah kegiatan bisnis konten dimana tujuan akhirnya adalah menggapai end user. Demi menjangkau para pembaca tersebut maka dibutuhkan kiat-kiat optomalisasi konten.

Konten atau konten web itu sendiri menurut Wikipedia adalah konten tekstual, visual atau aural yang dihadapi sebagai bagian dari pengalaman pengguna di situs web. Ini antara lain: teks, gambar, suara, video dan animasi. Internet berawal dari sebuah proyek penelitian Pemerintah AS di akhir 1950-an, web dalam bentuk yang sekarang tidak muncul di Internet sampai setelah Tim Berners-Lee dan rekan-rekannya di laboratorium Eropa (CERN) mengusulkan konsep yang menghubungkan dengan dokumen hypertext. Internet menjadi lebih dari layanan sistem file. Penggunaan hypertext, hyperlink dan model berdasarkan halaman berbagi informasi menghasilkan format konten web yang kini memiliki nilai bisnis tersendiri. Konten web didominasi oleh konsep ‘halaman’. Bermula dari pengaturan akademik, dan dalam lingkungan yang didominasi oleh jenis-halaman tertulis, ide web adalah untuk menghubungkan langsung suatu makalah akademis. Ini adalah ide yang benar-benar revolusioner di akhir 1980-an dan awal 1990. Dalam perkembangannya lewat http://www.youtube.com misalnya, kita bahkan dapat menyaksikan video klip.

Konten Web Berbasis HTML

Meskipun kita dapat menanamkan berbagai protokol dalam halaman web, ‘halaman web’ umumnya berbasis ‘html’ (atau beberapa variasi) konten masih merupakan cara dominan dimana kita berbagi konten. Dan sementara ada banyak halaman web dengan struktur kepemilikan lokal (paling umum adalah website bisnis), jutaan situs telah hadir dari konsep diatas. Blog adalah jenis website yang berisi halaman web yang ditulis terutama di html (walaupun blogger mungkin benar-benar menyadari bahwa halaman web menggunakan html sebagai alat blogging yang mungkin digunakan). Jutaan orang menggunakan blog online, blog sekarang menjadi  ‘halaman rumah’, yaitu, tempat di mana persona dapat mengungkapkan informasi pribadi, dan/atau membangun sebuah konsep mengenai siapa persona ini. Meskipun blog dapat ditulis untuk tujuan lain, seperti mempromosikan bisnis, inti dari sebuah blog adalah kenyataan bahwa itu ditulis oleh seorang guna mengungkapkan informasi dari/nya sudut pandangnya.

Situs mesin pencari yang terutama terdiri dari konten html, tetapi juga memiliki pendekatan yang biasanya terstruktur untuk mengungkapkan informasi. Sebuah mesin pencari halaman hasil (SERP) menampilkan sebuah heading, biasanya nama mesin pencari, dan kemudian daftar situs dan alamat mereka. Apa yang sedang ditampilkan adalah hasil dari query yang dapat didefinisikan sebagai kata kunci. Halaman hasil daftar halaman Web yang terhubung dalam beberapa cara dengan kata kunci tersebut digunakan dalam query.

Papan diskusi adalah situs terdiri dari konten ‘tekstual’ yang diselenggarakan oleh html atau beberapa variasi yang dapat dilihat di web browser. Mekanisme penggerak papan diskusi adalah kenyataan bahwa pengguna terdaftar dan setelah terdaftar dapat menulis posting. Seringkali sebuah papan diskusi terdiri dari posting mengajukan beberapa jenis pertanyaan yang pengguna lain dapat memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan.

Situs e-commerce sebagian besar terdiri dari bahan tekstual dan grafis tertanam dengan menampilkan gambar dari item untuk dijual. Namun, ada situs sangat sedikit yang terdiri halaman demi halaman menggunakan beberapa varian dari HTML. Umumnya, halaman web terdiri seperti yang dilayani dari database ke pelanggan menggunakan browser web. Namun, pengguna melihat dokumen terutama teks tiba sebagai halaman Web yang dapat dilihat dalam web browser. E-commerce situs yang biasanya diselenggarakan oleh perangkat lunak yang kami mengidentifikasi sebagai sebuah ‘keranjang belanja’.

Pandangan yang Lebih Luas dari Konten Web

Meskipun ada jutaan halaman yang sebagian besar terdiri dari HTML, atau beberapa variasi, secara umum kita melihat data, aplikasi, E-Services, gambar (grafis), file audio dan video, halaman web pribadi, arsip e-mail, dan berbagai bentuk lebih dari sistem file dan data sebagai bagian situs dan halaman web.   Konten dapat berarti setiap karya kreatif, seperti teks, grafik, gambar atau video.

Saat ini berlaku adagium ‘konten adalah raja’ ketika orang mengatur atau membangun sebuah situs web dimana isi teks sangat penting untuk memperoleh penempatan yang layak di mesin pencari. Tanpa isi teks yang asli, kebanyakan mesin pencari tidak akan bisa mencocokkan dengan istilah pencarian dan isi situs. Karenanya orang-orang yang berkecimpung dibidang ini harus paham betul makna tersebut.

Manajemen Konten

Manajemen konten muncul di akhir 1990-an dengan mengidentifikasi sebuah metode atau dalam beberapa kasus sebagai alat untuk mengatur semua elemen yang beragam untuk dimuat di situs Web. Manajemen konten sering berarti bahwa dalam bisnis ada berbagai orang yang memiliki peran yang berbeda yang harus dilakukan dengan manajemen konten, seperti penulis konten, editor, penerbit, dan administrator. Itu juga berarti ada sistem manajemen konten sehingga setiap satu peran yang berbeda disusun untuk memberikan bantuan mereka terhadap pengoperasian sistem dan mengatur informasi untuk sebuah website.

Setelah mengumpulkan, mengisi dan menyatakan semua informasi secara online, selanjutnya website dapat memenuhi peran yang ditugaskan kepadanya oleh bisnis, yaitu, untuk menjual kepada pelanggan, atau untuk memasarkan produk dan jasa, atau untuk menginformasikan kepada pelanggan atau end user sebagai target akhir dari sebuah bisnis konten. Demikian sekelumit paparan garis besar mengenai apa itu bisnis konten. Melengkapi wawasan tentang bisnis ini barangkali pembaca dapat menyimak hasil survey di link ini: 23 Alasan 1 dari 2 Perusahaan Memiliki Blog Pada Tahun 2012 dan 42 Alasan Bisnis Butuh Strategi Pemasaran Konten Pada Tahun 2012

Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Web_content

Share it...

Facebooktwittergoogle_plusredditlinkedintumblr
About Ferry Roen 244 Articles
Tertarik membahas teori dan perilaku organisasi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*