pengantar_sosial

Pengantar Sosiologi

December 30, 2011 Ferry Roen 0

Dengan melihat perbandingan munculnya ilmu-ilmu lain (seperti filsafat, ekonomi, hukum, dan- lain-lain) maka sosiologi dapat dikatakan sebagai ilmu yang masih muda. Auguste Comte (1798 – 1853) merupakan orang pertama yang menggunakan istilah sosiologi yang secara tegas membedakan cakupan dan isi sosiologi dengan cakupan dan obyek ilmu-ilmu yang lain. Dilihat dari sudut pandang etimologi, kata sosiologi berasal dari kata Latin socius yang berarti kawan atau teman, dan kata Yunani logos yang berarti pengetahuan.

Dengan demikian sosiologi berarti pengetahuan tentang pertemanan atau perkawanan. Secara lebih luas maka sosiologi berarti pengetahuan tentang hidup bermasyarakat. Yang lebih penting adalah bahwa kata sosial mengandung pemahaman adanya sifat berjiwa pertemanan, terbuka untuk orang lain dan tidak bersifat individual atau egoistik atau tertutup terhadap orang lain (Hendropuspito (1989).

Walaupun sosiologi merupakan ilmu yang masih muda namun secara tidak langsung, manusia sudah sejak lahir telah menggeluti sosiologi terutama lewat pergaulan dengan kelompok-kelompok anggota keluarga intinya (terutama ibu), kelompok manusia di sekitar keluarganya sampai kelompok pergaulan internasional. Permasalahannya apakah sosiologi itu? Dari sini, mulailah orang mencoba mendefinisikan sosiologi.[1]

Roucek dan Warren (1962), menyebutkan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia dalam kelompok-kelompok. Van Doorn dan Lammers (1964) menyebutkan bahwa sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

Selosoemardjan dan Soelaeman Soemardi ( 1974) mendefinisakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan sosial. Hendropuspito (1989) mendefinisikan sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat secara empiris untuk mencapai hukum kemasyarakatan yang seluas mungkin. Banyak definisi (seperti terurai diatas) yang satu sama lain saling melengkapi dan mempunyai persamaan pandangan. Persoalannya adalah apakah hakekat terdalam dari sosiologi ? dan untuk apakah sosiologi itu kita pelajari ?

Positioning-Success IMG

42 Alasan Bisnis Butuh Strategi Pemasaran Konten

December 15, 2011 Ferry Roen 4

“Tujuan bisnis adalah untuk menciptakan mempertahankan pelanggan,” kata Peter Drucker.

Saat ini, media internet dan sosial memainkan peran terbesar mengarahkan konsumen. Karena itu konten yang relevan mempengaruhi sikap mereka, membangun hubungan dan perilaku konsumen. Hasil survey dibawah ini selain bermafaat bagi perusahaan dan bisnis umumnya, tentu bermanfaat pula bagi pengguna internet, khususnya para blogger yang nota-bene menginginkan blognya memiliki pelanggan. Bahkan tak menutup kemungkinan mengenerate income dari blog yang diasuh, jika si blogger sendiri ingin mengkomersialkan blognya. Berikut adalah alasan setiap bisnis memerlukan strategi pemasaran konten pada tahun 2012.

Ir. Ciputra IMG

Ir. Ciputra: Entrepreneur Sukses Sekali

December 14, 2011 Ferry Roen 4

Ir. Ciputra adalah salah satu putra terbaik di Indonesia, dimana keberhasilnya di dunia bisnis sangat mencengangkan karena bersifat out of box. Keberaniannya dalam mengembangkan bisnis properti denagn segmen menengah atas adalah salah satu contoh strategi bisnisnya yang jitu.

Tb. Sjafri Mangkuprawira IMG

Rona Wajah: Blog Manajemen dan SDM Berkelas

December 14, 2011 Ferry Roen 0

Tb. Sjafri Mangkuprawira adalah pengasuh blog Rona Wajah. Blog ini hadir atas usul mahasiswa beliau, Riri Satria seorang konsultan bisnis yang juga memiliki blog yang tak kalah menariknya http://www.ririsatria.net/.

Dahlan Iskan IMG

Dahlan Iskan

December 6, 2011 Ferry Roen 0

Dahlan Iskan adalah salah satu tokoh panutan yang patut dicontoh kiprahnya. Integritas dan kapabilitasnya sangat luar biasa bagi kita (tanpa bertendensi apapun). Dalam perspektif teori organisasi dan manajemen beliau dikategorikan sebagai “pahlawan organisasi”.