Paradigma Teori Organisasi

Paradigma Teori organisasi

Paradigma adalah seperangkat andaian/asumsi yang tersurat maupun tersirat tentang fenomena/gejala yang menjadi landasan bagi gagasan-gagasan analisis keilmuan (Philips, 1971).

Definisi lain menyebutkan bahwa paradigma adalah kerangka keyakinan penata (ordering believe framework) yang menjadi bintang pemandu (the guiding star) yang menuntun kegiatan keilmuan masyarakat keilmuan (Wilardjo, 2000).

Konsep paradigma menjadi populer melalui karya Kuhn, The Structure of Scientific Revolution (1962).

Bagan proses perubahan keilmuan menurut Kuhn (1962):

Bagan proses perubahan keilmuan menurut Kuhn (1962)

Bagan proses perubahan keilmuan menurut Kuhn (1962)

Read more ›

Tagged with: , , , , , , , , , ,
Posted in Teori Organisasi

Teori Kepemimpinan Situasional

Teori kepemimpinan situasional atau the situational leadership theory adalah teori kepemimpinan yang dikembangkan oleh Paul Hersey, penulis buku Situational Leader. Dan Ken Blanchard, pakar dan penulis The Minute Manager, yang kemudian menulis pula buku Management of Organizational Behavior (skarang sudah terbit dalam edisi yang ke-9).

Teori ini pada awalnya diintrodusir sebagai “Life Cycle Theory of Leadership”. Sampai kemudian pada pertengahan 1970an “Life Cycle Theory of Leadership” berganti dengan sebutan “Situational Leadership Theory“. Di akhir 1970an dan awal 1980an, masing-masing penulis mengembangkan teori kepemimpinannya sendiri-sendiri. Hersey – mengembangkan Situational Leadership Model dan Blancard – mengembangkan Situational Leadership Model II. Read more ›

Tagged with: , , , , , , ,
Posted in Teori Kepemimpinan

Douglas McGregor: Teori X-Teori Y

Salah satu kontribusi yang paling banyak  disebut dari para teoritikus Tipe 2 atau Teori Organisasi Klasik adalah tesis Douglas McGregor yang menyatakan bahwa ada dua pandangan tentang manusia: yang pertama dasarnya negatif – Teori X – dan yang lainnya pada dasarnya positif – Teori Y. Teori X dan Teori Y yang ia ajukan dalam memandang manusia (pegawai).

Setelah meninjau bagaimana manajer berhubungan dengan pegawai, McGregor menyimpulkan bahwa pandangan manajer seputar sifat manusia didasarkan pada kelompok asumsi tertentu dan ia cenderung memperlakukan pegawai berdasarkan asumsi-asumsi tersebut. Asumsi ini dapat bersifat negatif (Teori X) atau positif (Teori Y). Read more ›

Tagged with: ,
Posted in Tokoh Teori Organisasi

Jeffrey Pfeffer: Organisasi sebagai Arena Politik

Berdasarkan karya March dan Simon, Jeffrey Pfeffer menciptakan suatu model teori organisasi yang memuat koalisi kekuasaan, konflik-konflik inherent pencapaian tujuan organisasi, dan keputusan-keputusan yang diambil seputar bagaimana mendesain organisasi yang mendukung kepentingan pribadi dari mereka yang berkuasa.

Pfeffer mengusulkan agar kendali di dalam organisasi menjadi tujuan ketimbang hanya sebagai alat untuk mencapai tujuan-tujuan yang rasional, seperti produksi output yang efisien. Read more ›

Tagged with: , , ,
Posted in Tokoh Teori Organisasi

Teori Pendekatan Keahlian

Teori pendekatan keahlian atau skill approach theory adalah teori yang menganalisa karakteristik individu pemimpin secara multidimensional, baik keberhasilan dan kegagalannya dan digunakan untuk memprediksi efektivitas kepemimpinan.

Riwayat atau track record dari sifat-sifat dari individu pemimpin kemudian juga diperbandingkan sebagai indikator sukses dan gagalnya seorang pemimpin. Pendekatan Keahlian memiliki fokus yang sama dengan teori pendekatan sifat yaitu individu seorang pemimpin.

Pemimpin yang sukses pasti memiliki minat, kemampuan, dan ciri-ciri kepribadian yang berbeda dengan para pemimpin kurang efektif. Melalui banyak penelitian yang dilakukan dalam kurun tiga dekade terakhir di abad ke-20, telah diidentifikasi sifat utama pemimpin yang sukses.  Para peneliti telah mempelajari keahlian dan kemampuan kepemimpinan dalam beberapa tahun. Read more ›

Tagged with: , , , , , , , ,
Posted in Teori Kepemimpinan

Teori Pendekatan Sifat

Teori pendekatan sifat atau trait approach theory, kadang disebut sebagai greath man theory merupakan pendekatan teori kepemimpinan awal.

Teori ini didefinisikan sebagai pola terpadu dari karakteristik pribadi yang mencerminkan berbagai perbedaan individual dan efektivitas kepemimpin yang konsisten di berbagai kelompok dan situasi organisasi (Zaccaro, Kemp, & Bader, 2004).

Teori ini menganggap pemimpin itu dilahirkan (given), bukan karena faktor pendidikan dan pelatihan. Konsep kepemimpinan dalam teori orang besar adalah atribut tertentu yang melekat pada diri pemimpin, atau sifat personal, yang membedakan pemimpin dari pengikutnya. Teori ini secara garis besar merupakan penjelasan tentang orang besar atau pahlawan dengan pengaruh individualnya berupa karisma, intelegensi, kebijaksanaan, atau dalam bidang politik tentang pengaruh kekuasaannya yang berdampak terhadap sejarah. Read more ›

Tagged with: , , , , , , , , , , , , , , ,
Posted in Teori Kepemimpinan

Teori Path-Goal

Teori path-goal atau House’s path goal theory dikembangkan oleh Robert J. House dan berakar pada teori harapan (Ia dipengaruhi oleh model teori yang dikembangkan Victor Vroom dan juga Martin G. Evans).

Teori ini didasarkan pada premis bahwa persepsi karyawan tentang harapan antara usaha dan kinerja sangat dipengaruhi oleh perilaku seorang pemimpin. Para pemimpin membantu bawahan terhadap pemenuhan akan penghargaan dengan memperjelas tujuan dan menghilangkan hambatan kinerja.

Pemimpin melakukannya dengan memberikan informasi, dukungan, dan sumber daya lainnya yang dibutuhkan oleh karyawan untuk menyelesaikan tugas. Dengan kata lain kepuasan atas kebutuhan mereka bergantung atas kinerja efektif, dan arahan, bimbingan, pelatihan, dan dukungan yang diperlukan. Read more ›

Tagged with: , , , ,
Posted in Teori Kepemimpinan
Categories